Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga

Sampah seringkali menjadi masalah dalam kehidupan. Selain tidak sedap dipandang oleh mata, sampah yang merupakan sisa bahan atau benda yang tidak digunakan dapat menjadi sarang penyakit apabila tidak dikelola dengan baik. Mengingat pentingnya pengelolaan sampah, baik itu pemahaman mengenai sistem, pengolahan maupun pemanfaatannya, mahasiswa KKN UMD 38 Universitas Jember yang bertugas di desa Kajar, Tenggarang, mengadakan soosialisasi tentang pemilahan, pengelolaan dan pengolahan sampah serta pelatihan tentang pembuatan pupuk berjenis cair organik pada hari Senin (7/8/2017).

Antusiasme masyarakat Desa Kajar untuk menghadiri acara sosialisasi “Pengelolaan Sampah Pedesaan” cukup tinggi. Banyak warga yang hadir dan secara aktif mengikutinya. Acara sosialisasi dilakukan di Balai Desa Kajar dengan dihadiri oleh bapak-bapak, ibu-ibu serta pemuda-pemudi Desa Kajar. Materi disampaikan oleh Mahasiswa KKN UMD 38; Dimas Baskoro, Avi Panca Sakti, Safira Salsabila, dan Ummu Salamah. Sosialisasi diawali dengan presentasi mengenai pemilahan, pengelolaan dan pengolahan sampah baik itu sampah organik maupun anorganik. Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan pengaplikasian dalam proses pengolahan sampah organik menjadi pupuk cair, dimana bahan dasar yang digunakan yaitu sisa-sisa sayuran yang telah busuk yang kemudian dicampurkan dengan air, air gula serta cairan EM4. Campuran kemudian didiamkan selama kurang lebih 2 minggu hingga pupuk siap untuk dipakai.

Peoses praktek pembuatan pupuk cair organik dari sampah dapur
Peoses praktek pembuatan pupuk cair dari sampah organik

Sebelum dilakukan acara sosialisai, Mahasiswa KKN UMD 38 terlebih dahulu belajar dengan cara mencari referensi dari Badan Lingkungan Hidup Bondowoso, mendatangi salah satu Bank Sampah yang telah aktif di daerah Badean Bondowoso, serta melihat langsung pengolahan sampah yang ada di TPA Sekar Putih Tegal ampel Bondowoso. Semua itu dilakukan demi menghadirkan sebuah pengetahuan yang dapat dipertanggungjawabkan, sebuah pemahaman yang utuh berkaitan dengan pengelolaan sampah terkhusus di pedesaan.

Harapannya, melalui sosialisasi dan pelatihan ini masyarakat Desa Kajar mampu menjadi kader-kader penggerak bagi masyarakat Kajar lainnya, untuk melestarikan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga mereka sendiri dengan baik. Sampah bukan sesuatu yang sama sekali tidak berguna, Mahasiswa KKN UMD 38 ingin memberikan pengetahuan bahwa di luar sana, banyak kelompok-kelompok masyarakat yang telah menjadikan sampah sebagai sumber pendapatan. Dikumpulkan sampah itu, dipilah, dan diproses untuk menjadi barang yang memiliki nilai jual tinggi. Semoga pemahaman ini mampu tersampaikan kepada masyarakat Kajar dan mampu bermanfaat secara berkelanjutan.

Masyarakat selanjutnya diharapkan dapat mengolah sendiri sampah rumah tangga milik mereka menjadi pupuk cair ataupun kompos, sehingga sampah di Desa Kajar berkurang dan dapat bernilai ekonomis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *